Pengen Awet Modis Memakai Baju Batik Kantor? Simak Cara Jitu Merawatnya Berikut Ini!

Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang sedang getol-getolnya dipopulerkan kembali. Sampai-sampai pemerintah sudah menetapkan hari batik Nasional setiap tahunnya. Batik saat ini memang sedang menjadi trend pakaian yang dapat digunakan dalam berbagai acara. Bahkan hamper semua instansi yang ada sekarang pasti memiliki baju batik kantor, kan?

Kalian pasti pernah melihat baju batik kantor milik salah seorang temanmu sudah mulai memudar, padahal baru dua bulan tuh dibagiin. Padahal bakal dikasih ganti seragam batik lagi masih tahun depan. Nah sudah pasti pudarnya batik karena perawatannya tidak sesuai, tuh. Berikut ini ada beberapa tips merawat baju batik kantor kamu biar tetap oke.

Gunakan Cairan Khusus

Jika selama ini kalian mencuci baju batik kantor dengan menggunakan detergen, mulai sekarang jangan lagi memakainya. Saat ini sudah banyak dijual di toko batik cairan khusus untuk mencuci kain batik. Cairan khusus ini sangat direkomendasikan untuk mencuci kain batik yang menggunakan pewarna alami agar tidak cepat memudar.

Jika kalian kehabisan cairan khusus untuk batik tersebut, kamu bisa juga menggunakan shampoo sebagai gantinya. Pastikan shampoo sudah benar benar larut terlebih dahulu sebelum merendamnya. Karena bahan yang terkandung dalam detergen terlalu keras untuk batikmu.

Jangan Mencuci Baju Batik dengan Mesin

Baju batik biasanya akan mengeluarkan warna yang luntur pada saat pencucian pertama hingga ke tiga kalinya. Kalau kamu mencucinya dengan memakai mesin cuci, tenaga yang sangat kuat pada mesin tidak akan hanya menghilangkan noda saja, tapi warnanya juga akan lebih cepat hilang. Belum lagi kalau warnanya luntur pada baju lainnya, wahh bisa bikin bad mood kan?

Cuci baju batik kantor kamu dengan menggunakan tangan. Hanya dengan kucek sedikit sudah cukup membersihkan batikmu. Ingat, jangan pernah menggosok baju batik dengan sikat karena warnanya akan pudar seketika.

Jangan diperas

Setelah selesai membilasnya hingga bersih, baju batik tidak perlu diperas, terutama untuk batik yang terbuat dari sutra. Jangan sekali-sekali memeras batik yang berbahan sutra karena serat kainnya akan berantakan dan membuat motif batik berubah. Biarkan air dalam baju batikmu tiris dengan sendirinya saat dijemur.

Hindari Menjemur di Bawah Sinar Matahari Langsung

Menjemur batik langsung di bawah sinar matahari juga dapat membuat warnanya lebih cepat memudar, lho Guys. Cukup menjemurnya di tempat yang teduh, ia akan kering dengan sendirinya karena hembusan angin saja.

Jangan Disetrika

Sama halnya dengan menjemur, panas dari strika juga bisa membuat batik lebih cepat kusam. Sayang kan kita sudah mencuci dan menjemurnya dengan hati-hati ternyata masih tetap menyetrikanya dengan suhu yang sangat tinnggi. Pasti akan sia-sia usaha yang sebelumnya.

Sebenarnya dengan tidak memeras saat setelah dicuci, baju batik tidak akan terlihat kusut kok. Namun perlu diperhatikan lagi saat menjemur, kalau ada bagian yang terlipat sebaiknya dirapikan agar saat kering baju batikmu tidak kusut. Tapi jika baju batik kantor yang akan kamu gunakan terlihat kusut tidak tertolong, kamu bisa mensetrikanya tapi tidak secara langsung. Lapisi kain atau handuk di atasnya, sehingga panas dari permukaan setrika tidak secara langsung menyentuh permukaan batikmu.

Jangan Semprotkan Wewangian

Siapa yang PD pergi ke kantor tanpa menyemprotkan seliter minyak wangi? Menyemprotkan parfum sebelum bepergian adalah ritual wajib setiap harinya, kan? Tapi taukah kamu kalau kandungan alcohol dalam parfum dapat merusak batik yang kamu pakai. Untuk menghindarinya, jarngan semprotkan parfum secara loangsung pada baju, kamu bisa menyemprotkan ke pergelangan tangan terlebih dahulu hingga alcohol menguap baru mengusapkan parfum favoritmu pada permukaan baju.

Nah, itulah enam cara jitu menjaga baju batik kantor kamu tetap awet, Guys. Gak mau kan pergi kerja pakai baju batik kantor yang udah kusem karena warnanya udah memudar? Jangan lupa membeli cairan untuk mencucinya ya. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *